Posts
Showing posts from November, 2012
Mungkin hujan adalah sesuatu yang paling berani yang pernah diciptakan Tuhan, karena mereka tidak pernah takut untuk jatuh.
- Get link
- X
- Other Apps
"jika saja waktu bisa bicara, tak akan kubiarkan dia bertanya: ‘belum lelahkah kamu berpura-pura sudah melupakannya?’"
- Get link
- X
- Other Apps
"ajarkan aku caranya mengenang tentang kita, tanpa sekalipun mengingat dan mengharapkan kamu diantaranya."
- Get link
- X
- Other Apps
Sejak Sudah
- Get link
- X
- Other Apps
Menghadapi semua ego dan ke-tidak-mau-tau-an-mu itu, mungkin aku tidak mampu. Yang aku tau, aku mau hidup dalam segala ketidakmampuan itu. Sebagian aku, mati suri. Sebagian lagi rindu tanpa aksentuasi. Rindu pada sesuatu yang bahkan tidak aku ingat apa, entah cara merindukan atau rasa dirindukan, dipedulikan. Dan Ketidakpedulian adalah sejauh-jauhnya perpisahan. Bagiku, kamu adalah segala rencana nyata tanpa jangka. Bagimu, aku hanya separuh mimpi, yang bahkan sebentar saja. Cukup. Tidak perlu mencoba mendefinisikan cinta, ketika cinta salah kamu pahami, kamu yang akan kecewa sendiri. Dari awal. Aku tidak berniat mencari kebahagian darimu, yang aku inginkan adalah kita menciptakan kebahagian itu. Kalaupun ini adalah sebuah ketersesatan, nyatanya kamu udara diam yang sedang kujadikan tujuan. Ini bukan tentang bisa atau tidak, tapi soal keinginan mencoba. Semoga, atau tidak. Kekecewaan itu hal biasa, tidak merasakan kecewa berarti tidak belajar apa-apa tentang kita. ...
Review: Hujan dan Teduh
- Get link
- X
- Other Apps
Aku dan kamu, seperti hujan dan teduh. Pernahkah kau mendengar kisah mereka? Hujan dan teduh ditakdirkan bertemu, tetapi bersama dalam perjalanan. Seperti itulah cinta kita. Seperti menebak langit abu-abu. Mungkin, jalan kita tidak bersimpangan… Pada awalnya saat saya hendak membeli novel ini, yang membuat saya tertarik adalah judul dan cover nya yang bagus. Iya, cover novel ini sangat simpel dengan gradasi warna hijau kebiruan dengan ilustrasi gambar cabang pohon, dua ekor kupu-kupu kertas dan titik-titik air. Pikir saya, sampul bukunya cantik ya?. Lalu ketika saya membaca sinopsis di belakangnya, saya langsung senyum-senyum sendiri di toko buku. Saya suka kalimat-kalimat yang digunakan. Tanpa pikir dua kali saya langsung meletakkan novel ini di dalam tas belanja saya. Pikiran saya langsung membayangkan sebuah kisah sepasang anak manusia yang romantis nan manis dan akan membuat saya tersipu-sipu sendiri ketika membacanya. Ya, begitu tadinya pikir saya. D...
Lembayung
- Get link
- X
- Other Apps
angan tunggui lembayung ( payung jingga kadang bersemburat merah) karena lembayung akan pergi bersama senja jangan rindukan lembayung (semburat yang pudar tanpa cahaya, dan hilang ketika dapat terlalu banyak) karena lembayung takkan berpaling dari senja bukan malam malu-malu yang mendapat lembayung tidak juga siang dengan pijarnya tetapi senja, yang memberi warna dan senyum. Kau lembayung untuk senja siapa?
Hujan dan Teduh
- Get link
- X
- Other Apps
“Kepadamu, aku menyimpan cemburu dalam harapan yang tertumpuk oleh sesak dipenuhi ragu. Terlalu banyak ruang yang tak bisa aku buka. Dan, kebersamaan cuma memperbanyak ruang tertutup. Mungkin, jalan kita tidak bersimpangan. Ya, jalanmu dan jalanku. Meski, diam-diam, aku masih saja menatapmu dengan cinta yang malu-malu. Aku dan kamu, seperti hujan dan teduh. Pernahkah kau mendengar kisah mereka? Hujan dan teduh ditakdirkan bertemu, tetapi tidak bersama dalam perjalanan. Seperti itulah cinta kita. Seperti menebak langit abu-abu. Mungkin, jalan kita tidak bersimpangan.." — Hujan dan Teduh - Wulan Dewatra
Bahagia atau Derita?
- Get link
- X
- Other Apps
Ini tulisan tentang motivasi pertama yang aku buat hehe semuanya diambil dari pengalaman aku. Mudah-mudahan bermanfaat ya :) Jalan pertama yang akan kita lalui bersama agar kita bisa menjadi bahagia adalah jalan memilih. Karena bahagia itu adalah pilihan sebagaimana derita juga adalah pilihan.Hidup kita dipenuhi banyak sekali kesulitan dan peristiwa-peristiwa yang nggak kita harapkan. Untuk para kaula muda misalnya, dalam hidupnya tentu saja banyak hal yang membuat mereka harus memilih bahagia atau menderita. Putus cinta Di selingkuhin Ditolak Diharkosin Di-TMT-in Bertepuk sebelah tangan? Gak di restuin orang tua Jelasnya, kejadian kejadian itu pernah menimpa kita. Apakah musibah dan kesulitan sama dengan derita? Apa setiap musibah merupakan penyebab derita? Menurut aku, itu ngaak sama sekali. Sebenarnya, ini bagaimana cara kita menghadapinya. Kamu pernah tergores sebilah pisau hingga berdarah? Lalu kamu menangis. G...
Aku dilahirkan, untuk menjadi pemenang, penentang arus nafsuku sendiri, dan pengendali arah tujuanku
- Get link
- X
- Other Apps
- Get link
- X
- Other Apps
Anda lebih cantik dari saya. Anda lebih dekat dengan orang itu daripada saya. Anda lebih dikenal oleh orang itu daripada saya. Anda lebih berpeluang dari saya. Anda lebih bisa berusaha daripada saya. Anda bisa melakukannya jauh lebih mudah daripada saya. Lalu, kenapa Anda mencemaskan keberadaan saya?
Tahu diri
- Get link
- X
- Other Apps
Tak banyak yang berubah dari pertemuan kita tempo hari. Kita masih saling bertegur sapa. Kita masih saling mencuri pandang. Kita masih saling mengetahui bahwa ada yang belum selesai di antara kita; perasaanku. Padahal sudah kucoba menguburnya secermat mungkin, bahkan dari ingatanku sendiri. Namun, kehadiranmu yang selalu tertangkap kamera hati, tak mungkin bisa kupungkiri. Ada yang selalu tertangkap mata, dan di dalam jangkauannya kamu selalu ada. Ada yang selalu terdeteksi indera penciuman, dan segalanya hanya tentang harum tubuhmu yang tak mampu terlupakan. Entah apa maksud di balik pertemuan yang selalu disuguhkan semesta, hingga aku selalu mampu dibuatnya bertanya-tanya. Jikalau ini semua hanyalah kebetulan, mengapa frekuensi pertemuan kita tampak terlalu berlebihan? Tentang kebetulan-kebetulan yang seperti disengaja Tuhan, kuharap, ini bukan sebatas perasaanku saja. Salahkah aku, jika mendoakan ada percikan rasa tumbuh lagi di antara aku dan kamu? Salahkah a...
Maka semoga tetesan tangis yang kini tumpah di bahuku, kelak akan berubah menjadi lengkungan senyum di bibirmu. Untukku.
- Get link
- X
- Other Apps
Sebuah Ketiadaan
- Get link
- X
- Other Apps
Yang tak lagi berada di sisi, biasanya kita sebut masa lalu. Masa yang sudah berlalu. Masa yang semula kayu, kini menjadi abu. Masa yang semula aku bersama kamu, kini menjadi aku tanpamu. Memang benar kata pepatah; sesuatu seperti lebih terasa berharga ketika hadirnya sudah tak lagi ada. Sama halnya dengan kamu yang sudah tak di sampingku. Kini, kamulah yang kurasa paling berharga, maka kuingin kamu kembali ada. Hari-hari yang tanpa kamu, kini tidak lagi terasa menggebu-gebu. Setiap detik menjadi berbeda, setiap langkah kurasa hampa. Pada waktu-waktu yang baru, masih sering kubawa serta kenangan-kenangan yang semestinya sudah berlalu. Bukankah masa lalu sebaiknya ditinggal saja di belakang tanpa perlu kembali menghantui sebagai bayang-bayang? Bukankah yang sudah tiada tak perlu kita harapkan untuk kembali ada? Kisah kita, misalnya. Tentang kita, seharusnya aku tak lagi boleh berharap apa-apa. Sebab, pada kisah yang telah dirasa usai, di situ ada kehendak Tuhan aga...