Malu
pada pijar lampu di balik kelopak matamu itu, aku menitip cinta yang malu-malu.
anggap saja cinta memang tak tahu malu; muncul diam-diam, namun pergi meninggalkan luka yang dalam.sehelai kertas menahan senyum menyaksikan sebuah pensil menulis surat cinta dengan malu-malu; untukmu
Comments
Post a Comment