Jika pagiku mampu berbicara, 
barangkali ia akan berkata:

‘aku masih selalu merindumu sejak awal hari ini, seperti biasanya’.

Dan sekotak mimpiku tadi malam, 
sudah kutaruh di meja kerjamu, Sayang.
Ingatlah aku, 
saat kepenatan mungkin menghinggapi harimu.

- Tia Setiawati Priatna

Comments

Popular posts from this blog

Jarak. Penggalan dari Sajak Kolaborasi Berjudul Ruh.

Dedicated stongest ever girl

You’re the full moon to my high tide.