Rasa sedih dan senang hanya pernainan nafsu yg berkonspirasi dengan akal, lalu secara motorik digerakkan dalam bentuk ekspresi. Lain halnya dengan hati (kalbu) yg selalu bahagia. Jangan sampai konspirasi akal+nafsu meracuni kalbu.

-- Wayan Dirgayusa

Comments

Popular posts from this blog

Jarak. Penggalan dari Sajak Kolaborasi Berjudul Ruh.

Dedicated stongest ever girl

You’re the full moon to my high tide.