Jangan Dulu Berlari
Banyak ragu yang jadi awal setiap gerakmu.
Semakin ragu saat dunia berteriak, “Jangan dulu berlari!”
Banyak ngilu yang jadi cikal mundurmu.
Semakin ngilu saat dunia berteriak,
“Jangan dulu berlari!”
Kita sama seperti yang lain. Sadar betul punya daya berfikir. Kita sama seperti yang lain. Tidak sadar saat terlalu banyak berfikir.
Suara-suara dengan nada memerintah yang kita sebut dunia. Kita tunduk dan percaya pada suara-suara yang berkuasa.
Bukan berburuk sangka, tapi hanya sedikit curiga. Suara itu adalah imajinasi kita. Imajinasi yang membuat kita ragu dan ngilu. Mencari tokoh yang dipersalahkan. Mencari cerita yang diperdebatkan.
Bukan berburuk sangka, tapi hanya sedikit curiga, kita yang membunuh apa yang harusnya kita hidupi.
Kita sama seperti yang lain. Sadar betul punya daya berfikir. Kita sama seperti yang lain. Tidak sadar saat terlalu banyak berfikir.
Suara-suara dengan nada memerintah yang kita sebut dunia. Kita tunduk dan percaya pada suara-suara yang berkuasa.
Bukan berburuk sangka, tapi hanya sedikit curiga. Suara itu adalah imajinasi kita. Imajinasi yang membuat kita ragu dan ngilu. Mencari tokoh yang dipersalahkan. Mencari cerita yang diperdebatkan.
Bukan berburuk sangka, tapi hanya sedikit curiga, kita yang membunuh apa yang harusnya kita hidupi.
--palawija
Comments
Post a Comment